Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan
Lihat Lokasi Maps
Nama Desa Blongko diambil dari nama aundornaemen yang diduduki oleh Belanda dengan nama "Bolongko". Seiring berjalannya waktu, nama tersebut berubah menjadi "Blongko" yang dikenal hingga saat ini.
Desa Blongko memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan keberagaman masyarakatnya. Desa ini ditinggali oleh empat suku yang hidup berdampingan secara harmonis, yaitu:
Desa Blongko resmi menjadi desa definitif pada tahun 1985. Sejak saat itu, desa ini terus berkembang menjadi salah satu desa yang memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan di Kabupaten Minahasa Selatan, terutama di sektor perikanan dan pertanian.
Hasil tangkapan laut segar dari nelayan lokal
Perkebunan kelapa dan produk turunannya
Perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per kelompok usia
| Golongan Umur | Laki-laki | Perempuan | Total |
|---|---|---|---|
| 0 - 12 Bulan | 16 | 16 | 32 |
| 13 Bulan - 4 Tahun | 62 | 45 | 107 |
| 5 - 9 Tahun | 87 | 59 | 146 |
| 10 - 14 Tahun | 78 | 72 | 150 |
| 15 - 19 Tahun | 85 | 68 | 153 |
Berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjadi tulang punggung perekonomian Desa Blongko
Jaga 1
Jaga 1
Jaga 3
Jaga 1